Selasa, 25 November 2014

AGAR KITA DIKENAL RASULULLAH


Dikisahkan, ada seorang lelaki yang tidak
pernah membaca sholawat nabi. Suatu ketika
dia bermimpi berjumpa dengan Rasulullah.
Tapi yang mengherankan, Rasulullah justru
berpaling muka darinya.
Heran atas apa yang dilihatnya, lelaki itu
memberanikan diri bertanya,
“Wahai Rasulullah. Apakah anda marah
kepadaku?”
“Tidak.”
“Mengapa anda tidak memandang ke arah
saya?”
“Karena aku tidak mengenalmu.”
“Bagaimana bisa? Aku adalah salah satu dari
umat anda. Ulama meriwayatkan bahwa anda
mengenal umat anda seperti seorang ibu pada
anak kandungnya.”
“Para ulama benar. Tetapi kamu tidak pernah
menyebutku dalam sholawat. Aku mengenal
umatku sesuai jumlah sholawat yang mereka
baca untukku.”
Lelaki itu tiba-tiba terbangun. Dia berjanji
pada dirinya, mulai hari itu akan membaca
sholawat nabi seratus kali dalam sehari. Dan
akhirnya dia bisa menjalankan janjinya itu.
Dalam kesempatan lain, lelaki itu bermimpi
lagi bertemu Rasulullah. Beliau bersabda,
“Sekarang aku mengenalmu dan kelak akan
memberikan syafaat kepadamu.”
Bahagia lelaki itu mendengarkan kata-kata
dari orang yang sangat dicintainya itu.
* * *
Persiapkanlah diri agar kita tidak malu saat
kelak berjumpa Nabi Muhammad.
Jika besok kita ditanya,
“Apa bukti kalau kamu mencintaiku?”
Apa jawab kita?
Berapa persen kita meniru akhlak nabi?
Bacaan sholawat kita masih kalah banyak
dengan kita membaca SMS di hape kita
setiap harinya.
Semoga kita dikumpulkan bersama Nabi
Muhammad di surga.
*Dikutip dari Mukasyafatul Qulub.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar