Rabu, 16 Juli 2014

PENGERTIAN MALAM LAILATUL QODAR


Berdasarkan keterangan al-Qur'an dan al-Sunnah,
disebutkan bahwa dalam bulan Ramadhan terdapat satu
malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Malam yang
indah itu disebut Lailatul Qadar atau malam kemuliaan. Bila
seorang muslim mengerjakan kebaikan-kebaikan di malam
itu, maka nilainya lebih baik dari mengerjakan kebaikan
selama seribu bulan atau sekitar 83 � 84 tahun.
Malam indah yang lebih baik dari seribu bulan itu adalah
malam yang penuh berkah, malam yang mulia, dan memiliki
keistimewaan-ke istimewaan tersendiri. Syaikh Muhammad
Abduh memaknai kata "al- Qadar" dengan kata "takdir". Ia
berpendapat demikian, karena Allah s.w.t, pada malam itu
mentakdirkan agama-Nya dan menetapkan khittah untuk
Nabi-Nya, dalam menyeru umat manusia ke jalan yang
benar . Khittah yang dijalani itu, sekaligus melepaskan umat
manusia dari kerusakan dan kehancuran yang waktu itu
sedang membelenggu mereka. (hasbi Ash- Shiddieqy,
1996:247)
Kata "al-Qadar" diartikan juga "al-Syarf" yang artinya
mulia (kemuliaan dan kebesaran). Maksudnya Allah s.w.t,
telah mengangkat kedudukan Nabi-Nya pada malam Qadar
itu dan memuliakannyadengan risalah dan membangkitkannya
menjadi Rasul terakhir. Mengenai hal ini diisyaratkan dalam
surat al-Qadar. Bahwa malam itu adalah malam yang mulia,
malam diturunjannya al-qur'am sebagai kitab suci yang
terakhir. Surat al-Qadar itu lengkapnya sebagai berikut:
ﺍِﻧَّﺎ ﺍَﻧْﺰَﻟْﻨَﻪُ ﻓِﻰ ﻟَﻴْﻠَﺔِ ﺍﻟْﻘَﺪْﺭِ . ﻭَﻣَﺎ ﺍَﺩْﺭَﺍﻙَ ﻣَﺎ ﻟَﻴْﻠَﺔُ ﺍﻟْﻘَﺪْﺭِ. ﻟَﻴْﻠَﺔُ ﺍﻟْﻘَﺪْﺭِ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِﻦْ
ﺍَﻟْﻒِ ﺷَﻬْﺮٍ. ﺗَﻨَﺰَّﻝُ ﺍﻟْﻤَﻠَﺌِﻜَﺔُ ﻭَﺍﻟﺮُّﻭْﺡُ ﻓِﻴْﻬَﺎ ﺑِﺎِﺫْﻥِ ﺭَﺑِّﻬِﻢْ ﻣِﻦْ ﻛُﻞِّ ﺍَﻣْﺮٍ. ﺳَﻠَﺎﻡٌ ﻫِﻰَ
ﺣَﺘَّﻰ ﻣَﻄْﻠَﻊِ ﺍﻟْﻔَﺠْﺮِ
Sesungguhnya aku telah menurunkan al-qur'an pada malam
lailatul qadar, tahukah kamu "apa itu lailatul qadar?",
lailatul qadar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan,
pada malam itu turun para malaikat dan ruh qudus (malaikat
jibril) dengan idzin Tuhannya untuk mengatur segala
urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit
fajar'. (QS. Al-Baqarah,97: 1-5)
Dari ayat tersebut, maka jelaslah lailatul qadar adalah
malam yang memiliki keistimewaannya sediri disbanding
dengan malam- malam yang selainnya. Dan apabila malam itu
digunakan untuk ibadah kepada Allah SWT, maka ia akan
mendapatkan pahala berlibat ganda satu berbanding seribu
amal kebajikan (ibadah) yang dilakukan di selain malam
lailatul qadar.
Sedangkan keagungan dan keistimewaan malam Qadar pada
dasarnya terletak dalam dua kemuliaan, yaitu turunnya al-
qur'an dan turunnya para malaikat dalam jumlah yang
besar, termasuk di dalamnya malaikat Jibril. Para malaikat
turun di malam itu dengan cahaya yang cemerlang penuh
kedamaian dan kesejahteraan. Kedatangan mereka adalah
untuk menyampaikam ucapan selamat kepada orang yang
yang melaksanakan puasa Ramadhan dan melaksanakan
ibadah lainnya. Kemuliaan turunnya al-qur'an, merupakan
hari yang agung dan bersejarah, turunnya kitab suci itu
merupakan titik awal dimulainya suatu kehidupan "Dunia
Baru" yang terlepas dari kesesatan dan kedzaliman, menuju
kebenaran yang hakiki.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar